Home / Warta Desa / TAMAN POSYANDU “ WILDAN “ KELURAHAN KRATON
taman pos

TAMAN POSYANDU “ WILDAN “ KELURAHAN KRATON

taman posyandu

Pemerintah Jawa Timur menerapkan pendidikan berkarakter terhadap anak dengan mengintegrasikan antara Posyandu dan Paud melalui Gerakan 10.000 taman posyandu di Jawa timur yang dicanangkan Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur Nina Soekarwo pada tahun 2013 lalu. Alhamdulillah telah berdiri sekitar 10.927 titik taman posyandu di Jawa timur, dan ini adalah prestasi luar biasa.

Taman Posyandu adalah layanan PAUD yang terintergrasi dengan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Bina Keluarga Balita (BKB). Aksi ini diprakarsasi oleh para kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Timur. Sejak Maret 2012. Posyandu dan BKB menjadi penting karena merupakan implementasi dalam kegiatan Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik-Integrasi, yaitu kegiatan Paud dan menjadi satu dengan program Bina Keluarga Balita (BKB), dan Pos Pelayanan terpadu (Posyandu).
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bagian dari sistem Taman Posyandu menempati posisi amat strategis dalam penyiapan sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Selain perkembangan intelektual anak di awal tahun, berbagai kajian menyimpulkan, pembentukan karakter manusia dimulai pada fase ini. PAUD mendapat perhatian besar sejak 2001, dengan ditetapkannya unit kerja tersendiri pada Departemen Pendidikan Nasional, yakni Direktorat PAUD. Komitmen negara semakin konkret dengan adanya pasal khusus di UU No 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan dicanangkannya Gerakan Nasional PAUD oleh Presiden pada 23 Juli 2003.

Pendidikan formal bagi anak usia dini yang dikenal selama ini adalah Taman Kanak-kanak (TK). Ini pendidikan bagi anak usia 4-6 tahun. Program lain untuk anak balita juga dilaksanakan oleh Pemerintah melalui program peningkatan kualitas ibu, yakni program Bina Keluarga Balita (BKB).
Peningkatan kualitas anak usia dini dirasa makin mendesak dan perlu mengingat optimalisasi kualitas manusia harus memiliki dasar-dasar yang kuat sejak dari awal kehidupan. Penelantaran pada fase kritis ini akan merugikan pertumbuhan dan perkembangan anak di masa datang. Melaui Program Taman Posyandu sistem pendidikan nonformal ini dikembangkan dengan optimal.

Di kelurahan kraton sejak tahun 2015 telah berdiri  Taman Posyandu “ Wildan “ Kelurahan Kraton, yang beralamat di Jl. Prawiroyudo Kraton, Maospati, Magetan. Adapun susunan pengurus Taman Posyandu “ Wildan “ adalah sebagai berikut :

Penanggung Jawab : SARAS GIWO ISDIYONO

Ketua : NIKEN PALUPI

Bendahara : EMMI SYAFRIHATIN AINI

Sekretaris : SITI KURAESIN

Pengawas :  SUMARTINI DAN SRI DWI NINGSIH

Kehadiran Taman Posyandu di Kelurahan Kraton ini bertujuan untuk melejitkan semua potensi yang dimiliki anak. Kecepatan perkembangan setiap anak berbeda, sehingga kegiatan harus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing anak sesuai dengan tahap perkembangannya.

Taman Posyandu tidak untuk melatih atau ‘memaksa’ anak dengan kemampuan tertentu yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan anak, sekadar untuk memenuhi keinginan orangtua. Hal ini akan merugikan perkembangan anak itu sendiri.

Untuk mencapai sebuah kompetensi ank, sebaiknya dilakukan melalui kegiatan bermaian dengan menggunakan berbagai metode dan teknik yang sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan.

About admindesakraton

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *